Wawancara Ilegal Deddy Corbuzier Diminta Diusut

    Anggi Tondi Martaon - 26 Mei 2020 15:51 WIB
    Wawancara Ilegal Deddy Corbuzier Diminta Diusut
    Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Supari di Rutan Pondok Bambu. Tangkapan layar dari Youtube Deddy Corbuzier
    Jakarta: Ketua Komisi III DPR Herman Hery meminta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) mengusut dugaan wawancara ilegal youtuber Deddy Corbuzier dengan narapidana korupsi Siti Fadilah Supari. Wawancara berlangsung tanpa izin.

    "Ditjen PAS harus menindaklanjuti secara internal sesuai prosedur internal di (Ditjen) PAS," kata Hery kepada Medcom.id, Selasa, 26 Mei 2020.

    Politikus PDI Perjuangan itu menyayangkan tindakan mantan pesulap itu. Dia menyebut wawancara mestinya bisa dilakukan tanpa melanggar aturan.

    "Jadi, sesungguhnya tidak perlu melakukan wawancara atau peliputan secara diam-diam," tutur dia.

    Hery menjelaskan Ditjen PAS tidak pernah membatasi berbagai pihak mewawancarai warga binaan. Ketentuan itu terkandung dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-01.IN.04.03 tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

    "Sudah jelas menyatakan bahwa pada prinsipnya memperbolehkan melakukan wawancara atau peliputan selama meminta izin ke pihak Ditjen Lapas," jelas dia.

    (Baca: Siti Fadilah Diwawancarai di RSPAD, Ditjen Pas Mengaku Kecolongan)

    Dia juga menyayangkan Ditjen PAS kecolongan. Kelalaian harus disikapi serius.

    "Saya berharap ada penyelidikan internal untuk mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya mengenai proses berlangsungnya wawancara tersebut," kata dia.

    Dia mengingatkan kejadian serupa tidak terulang. Dirjen PAS Reinhard Saut Poltak Silitonga diminta membenahi institusi yang dipimpinnya.

    "Dirjen PAS yang baru harus bekerja keras untuk membuktikan kapabilitasnya membawa seluruh jajaran bekerja secara profesional sesuai SOP (standar operasional prosedur) yang ada," ujar dia.

    Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM kecolongan atas wawancara yang dilakukan Deddy Corbuzier terhadap terpidana Siti Fadilah Supari di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Petugas lapas tidak bisa mengindentifikasi tamu yang menemui Menteri Kesehatan (Menkes) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

    “Petugas lapas tidak sempat bertanya apa kepentingan dan keperluan dari tamu yang masuk ke ruang rawat Siti Fadilah karena menggunakan tutup kepala,” kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pas Rika Aprianti di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2020.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id