Polisi Diminta Tidak Baperan

    Candra Yuri Nuralam - 19 Juni 2020 15:34 WIB
    Polisi Diminta Tidak Baperan
    Wakil Ketua Komisi III DPR Desmon J Mahesa (Dok.Medcom.id)
    Jakarta: Peristiwa penangkapan terhadap seseorang yang mengunggah lelucon Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), IA, diminta tak terulang. Polisi jangan berlebihan dan emosi dalam bertindak.

    "Nah catatan ini ke depan, kami di Komisi III ingin wajah polisi berubah. Wajah sipil itu gimana sih sebenarnya? Sekarang wajah sipil ini yang dituntut Komisi III pada saat rapat terakhir dengan Kapolri (Jenderal Idham Aziz)," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat, 19 Juni 2020.

    Desmond menilai polisi semestinya tidak melakukan penindakan terhadap unggahan lelucon itu. Polisi diminta lebih berhati-hati dalam bersikap. Sikap anggota Polri menggambarkan instansi.

    "Jadi wajah di ranah kepolisian (tanggapan orang ke polisi) ini kan sudah wajah militer sekarang. Tentunya ini wajah di lapis bawah, wajah di lapis atas sebenarnya enggak jauh beda," ujar Desmond.

    Baca: Pengunggah Lelucon Gus Dur Tak Bisa Dipidana

    Desmon meminta polisi bisa membedakan kritik dari meme dan hinaan. Pengetahuan aparat tak boleh di bawah masyarakat dalam seperti ini.

    Komisi III DPR juga sering mengingatkan tentang penjagaan sikap anggota polisi kepada kapolri tiap generasi. Menurut dia, permasalahan sikap ini sudah mulai bisa dikendalikan sejak Polri dipimpin Idham Azis.

    "Jadi kalau ada tindakan-tindakan yang agak keras, aku pikir ini peninggalan wajah lama peninggalan pascapemilu kemarin," tutur Desmond.

    Politikus Partai Gerindra itu berharap polisi ke depan bisa lebih menunjukkan sikap yang menyejukkan kepada masyarakat. Jangan sampai polisi meninggalkan wajah sipilnya.

    "Untuk itu tentunya perjuangan kita bersama, jangan sampai wajah polisi yang sudah belok ke wajah milter seperti ini sudah tidak ada lagi wajah sipilnya, bagaimana kita membelokkan kembali (wajah polisi) pada posisi bahwa civilian polisi itu seharusnya polisi sipil, bukan penggunaan kekerasan dan kekuasaan lebih kepada persuasif seharusnya," ujar Desmond.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id