Pendiri Negara Rakyat Nusantara Jadi Tersangka Makar

    Intan Yunelia - 31 Januari 2020 16:04 WIB
    Pendiri Negara Rakyat Nusantara Jadi Tersangka Makar
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Pendiri Negara Rakyat Nusantara, Yudi Syamhudi Suyuti, ditangkap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Dia menjadi tersangka makar dan penyebaran berita bohong. 

    "Yudi memberikan pernyataan sikap atas NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) menggunakan nama Negara Rakyat Nusantara," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Argo Yuwono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 31 Januari 2020.

    Kasus ini dibongkar berdasarkan laporan polisi nomor: LP/B/0041/I/2020/Bareskrim, tanggal 22 Januari 2020. Yudi ditetapkan sebagai tersangka dengan sejumlah alat bukti.

    Video YouTube menjadi alat bukti polisi. Selain itu, polisi menyita satu flashdisk berisi rekaman video, satu ponsel Samsung milik tersangka, dan tangkapan layar video pernyataan tersangka.

    "Pelaku terancam dijerat Pasal 110 KUHP jo Pasal 107 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 207 KUHP dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana," jelas Argo. 

    Dalam videonya, Yudi mengajak masyarakat merelakan agar NKRI bubar. Pemerintahan bakal digantikan dengan Negara Rakyat Nusantara. 

    "NKRI sekarang sudah mengalami kebuntuan dan sangat kritis kalau bisa dibilang sistem NKRI sistem yang telah membusuk. Kita nyatakan mau tidak mau dengan pikiran yang jernih dan hati yang besar kita harus merelakan membubarkan NKRI," kata Yudi di videonya. 



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id