Masa Penahanan Azis Syamsuddin Diperpanjang

    Candra Yuri Nuralam - 12 Oktober 2021 03:08 WIB
    Masa Penahanan Azis Syamsuddin Diperpanjang
    KPK menetapkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sebagai tersangka. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Perpanjangan penahanan itu dilakukan untuk mendalami dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah yang menjerat Azis.

    "Tim penyidik segera menyelesaikan berkas perkara tersangka dimaksud," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Senin, 11 Oktober 2021.

     



    Azis ditahan lagi selama 40 hari. Penahanannya dimulai dari 14 Oktober 2021 sampai dengan 22 November 2021.

    "Tersangka AZ (Azis Syamsuddin) ditahan di Rumah Tahanan Polres Jakarta Selatan," ujar Ali.

    Azis Syamsuddin menjadi tersangka tunggal dalam kasus ini. Azis diduga mencoba menghubungi mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju untuk menutup perkara yang menjerat politikus Partai Golkar Aliza Gunado dan dirinya di KPK.

    Robin meminta uang ke Azis agar membantu menutup perkara di KPK. Robin dibantu pengacara Maskur Husain dalam melancarkan aksinya.

    Baca: KPK Dalami Cara Azis Syamsuddin Menyuap Eks Penyidik KPK

    Robin diduga berkali-kali menemui Azis untuk menerima uang. Duit itu diberikan tiga kali. Uang yang diberikan, yakni USD100 ribu, SGD17.600, dan SGD140.500.

    Uang asing itu selalu ditukarkan dalam bentuk rupiah usai diserahkan Azis ke Robin. Robin dan Maskur diduga telah menerima Rp3,1 miliar dari Azis. Kesepakatan awalnya, Azis harus memberikan Rp4 miliar untuk menutup kasus.

    Azis disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id