KPK: Kami Banyak Berdosa Kepada Masyarakat

    Candra Yuri Nuralam - 16 Februari 2021 08:03 WIB
    KPK: Kami Banyak Berdosa Kepada Masyarakat
    Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku belum bekerja maksimal. Masih banyak tugas KPK yang belum menyentuh target.

    "Sebenarnya kami banyak berdosa kepada masyarakat, biaya kami besar. Kami menghasilkan kurang dari Rp250 miliar, dalam arti barang rampasan dan uang pengganti," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin, 15 Januari 2021.




    Karyoto mengatakan upaya pengembalian kerugian negara untuk penggantian perilaku korupsi harus dimaksimalkan. Caranya melalui pengembangan perkara (case building).

    "Kita kembangkan sekarang agar case building ini tetap menjadi andalan kami, pimpinan kami juga selalu menekankan case building," ujar Karyoto.

    Pengembalian aset negara tidak akan maksimal dengan operasi tangkap tangan (OTT). Apalagi, OTT banyak kontroversi.

    (Baca: UU Perampasan Aset Permudah Pengembalian Kerugian Negara)

    "Kalau kembali ke perkara yang lalu yang terlalu banyak suap dan metode OTT itu memang sangat hiruk pikuk," tutur Karyoto.

    Dia menyebut meski akan mengutamakan pengembangan perkara bukan berarti KPK menghilangkan OTT. Operasi senyap bakal terus digerakkan bila ada kesempatan.

    "Dalam suatu kesempatan ada informasi yang bagus dan ada hal-hal yang sifatnya perlu shock therapy, informasi yang cukup, kita juga akan melakukan itu (OTT)," ucap Karyoto.

    Dia menegaskan KPK tidak melemah dengan mengutamakan pengembangan kasus ketimbang OTT. Lembaga Antikorupsi masih sangat mumpuni melaksanakan operasi senyap.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id