Panja Jiwasraya Komisi III Tak Intervensi Kejaksaan Agung

    Nur Azizah - 23 Januari 2020 13:43 WIB
    Panja Jiwasraya Komisi III Tak Intervensi Kejaksaan Agung
    Ilustrasi Jiwasraya. Foto: MI Ramdani
    Jakarta: Komisi III DPR bakal membentuk panitia kerja (panja) Jiwasraya. Komisi menjamin panja tidak mengintervensi proses penyidikan di Kejaksaan Agung.

    "Kerja penyidikan ini banyak hal, ada kerja intelijen, ada penyidikan profesional. Tentunya yang bersifat intelijen dan rahasia tidak bisa panja mengintervensi dan dibuka ke media," kata Ketua Komisi III DPR Herman Hery di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Januari 2020.

    Herman menyebut keberadaan panja di Komisi III buat mengawasi dan mendukung langkah Kejaksaan Agung. Dia penasaran aktor di balik kasus yang merugikan uang rakyat hingga Rp13 triliun itu. 

    "Selain orang-orang yang sudah jadi tersangka," ujar dia.

    Politikus PDI Perjuangan ini mendesak Jaksa Agung ST Burhanuddin lebih berani. Burhanuddin diminta menegakkan hukum tanpa pandang bulu. 

    "Laksanakan perintah presiden (Joko Widodo). Tegakan hukum setegak-tegaknya enggak peduli siapa yang ditabrak," kata dia.

    Komisi XI dan Komisi VI DPR lebih dulu membentuk Panja Jiwasraya. Panja Komisi XI berfungsi mengawasi kinerja pengawasan industri jasa keuangan. Sedangkan panja komisi VI buat mengawasi kinerja BUMN.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id