Yasonna Ungkap Asal Perselisihan dengan Wali Kota Tangerang

    Dheri Agriesta - 16 Juli 2019 18:11 WIB
    Yasonna Ungkap Asal Perselisihan dengan Wali Kota Tangerang
    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menjawab pertanyaan wartawan ketika keluar dari Gedung KPK, Jakarta. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
    Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly saling sindir dengan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah. Masalah berawal dari komentar Yasonna saat meresmikan salah satu bangunan di Tangerang. 

    Yasonna menceritakan awal mula persoalan karena Pemerintah Kota Tangerang banyak menggunakan lahan Kementerian Hukum dan HAM. Yasonna menyebut beberapa lahan milik Kemenkum HAM bahkan dibangun tanpa izin. 

    "Waktu kemarin sudah kita resmikan, saya bilang Wali Kota Tangerang kayaknya enggak ramah sama Kumham, langsung (merespons) dia," kata Yasonna, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sealsa, 16 Juli 2019. 

    Kemenkum HAM pun berencana membangun politeknik di salah satu lahan yang mereka miliki. Namun pembangunan mengalami kendala karena izin dipersulit. 

    Baca juga: Menkumham Sindir Wali Kota Tangerang soal Tata Ruang

    Masalah makin pelik saat Pemerintah Kota Tangerang memutus layanan di sejumlah fasilitas Kemenkum HAM. Yasonna menyayangkan sikap itu. Karena, beberapa fasilitas yang dibangun di atas tanah Kemenkum HAM sudah menjadi milik warga dan fasilitas umum.

    Sejumlah masyarakat pun telah protes akibat keputusan memutus layanan seperti listrik dan air. Bahkan Ombudsman telah turun tangan menegur Pemkot Tangerang. Tak berhenti di situ, Yasonna juga melaporkan dugaan penggunaan lahan tanpa izin itu ke Polres Tangerang.

    "Ke Polri soal tanah kita yang diambil tanpa izin dibangun di situ. Itu pertangungjawaban keuangannya berat karena membangun di satu tempat yang status hukum tanahnya bukan punya Pemkot. Walau sama-sama punya negara. Karena kita hitung tanah yang dikuasai cukup luas," terang dia. 

    Ia pun mengungkap sempat bertemu Arief saat rapat pembahasan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah di Kantor Presiden. Arief pun mengajak Yasonna duduk bersama menyelesaikan masalah itu. 

    "Ya beliau minta saya untuk atur waktu, karena saya mau ke Batam, saya bilang nanti diatur waktu lah," pungkas dia.

    Baca juga: Walkot Tangerang Jawab Sindiran Menkumham dengan Sanksi




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id