Pengusaha Didakwa Suap Gubernur Kepri Rp158 Juta

    Fachri Audhia Hafiez - 07 Desember 2019 08:22 WIB
    Pengusaha Didakwa Suap Gubernur Kepri Rp158 Juta
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Wiraswasta Kock Meng didakwa menyuap Gubernur nonaktif Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun senilai Rp45 juta dan SGD11 ribu (sekitar Rp113 juta). Suap terkait izin prinsip pemanfaatan ruang laut di kawasan Kepri.

    "Terdakwa melakukan, menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan perbuatan yang harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut, kepada pegawai negeri atau
    penyelenggara negara," kata Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Roy Riady di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Desember 2019.

    Dilansir Antara, Kock Meng melakukan praktik rasuah itu bersama-sama dengan pihak swasta lainnya; Abu Bakar dan Johanes Kodrat. Tujuan pemberian suap itu agar Nurdin Basirun selaku Gubernur Kepri menandatangani surat izin prinsip pemanfaatan laut atas nama pemohon Kock Meng seluas 6,2 hektare.

    Kemudian surat izin prinsip pemanfaatan laut atas nama pemohon Abu Bakar seluas 10,2 hektare dan rencana memasukkan kedua izin prinsip tersebut ke dalam daftar Rencana Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Pantai dan Pulau-Pulau Kecil (Perda RZWP3K).  

    "Dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya," ujar Jaksa Roy.

    Perbuatan tersebut diduga dilakukan di rumah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri Edy Sofyan. Tindakan rasuah itu diduga dilakukan secara bertahap antara April-Juli 2019.

    Atas perbuatannya, Kock Meng didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. .

    Dalam perkara ini Nurdin selaku penerima suap juga telah masuk ke meja hijau. Selain menerima suap, Nurdin juga didakwa menerima gratifikasi dari sejumlah pihak senilai Rp4,2 miliar.



    (DMR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id