Rekam Jejak Teroris Uceng

    Lukman Diah Sari - 11 Februari 2019 13:42 WIB
    Rekam Jejak Teroris Uceng
    Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
    Jakarta: Residivis narapidana teroris Hari Kuncoro alias Wahyu Nugroho alias Uceng ditangkap di Bandara Soekarno Hatta. Dia ditangkap saat hendak bertolak ke Suriah, 3 Januari 2019.

    Mabes Polri mengatakan, Uceng punya rekam jejak yang panjang dalam aksi teror di Indonesia. "Yang bersangkutan pernah bergabung dalam kelompok taliban," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo Senin, 11 Februari 2019.
    Dedi menerangkan, Uceng pernah terlibat aksi teror di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat. Selain itu, juga terlibat aktif dalam aksi terorisme di Yogyakarta. "Dia juga terlibat serangan pada Juli 2018," ucapnya.

    Jenderal bintang satu itu menjelaskan, Uceng telah tiga kali keluar masuk lembaga pemasyarakatan. Meski berstatus mantan napi terorisme, Uceng tak jera.

    "HK memiliki afiliasi dan jaringan langsung. HK punya peran penting karena dia sangat senior, napiter senior yang punya koneksi langsung ke luar negeri," bebernya.

    Baca: Residivis Kasus Terorisme Ditangkap

    Selain itu, HK pun dianggap menguasai wilayah Indonesia dan Asia karena pernah belajar di Arab Saudi dan terlibat kegiatan di Afganistan. "Sehingga rekam jejaknya cukup panjang," tandasnya.

    HK ditangkap pada 3 Januari 2019. Penangkapannya tak langsung dipublikasikan lantaran untuk kepentingan penyidikan.

    Pada 15 Maret 2012 Uceng divonis pidana penjara selama enam tahun di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Saat itu Uceng dijerat Pasal 15 juncto Pasal 9 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 juncto Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002, tentang Terorisme karena telah menyembunyikan terpidana kasus terorisme Dulmatin. Serta terlibat dalam distribusi senjata dan amunisi untuk kelompok Dulmatin di wilayah Jawa Tengah.

    Pada Maret 2016, Uceng bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id