• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 16 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 12.144.868.902

Legislator Kebumen Ditahan KPK

Muhammad Al Hasan - 13 Februari 2018 20:04 wib
Ketua Fraksi PDIP di DPRD Kebumen Dian Lestari Subekti Pertiwi
Ketua Fraksi PDIP di DPRD Kebumen Dian Lestari Subekti Pertiwi ditahan KPK. Foto: Medcom.id/M Al Hasan.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan anggota Komisi A DPRD Kebumen Dian Lestari Subekti Pertiwi. Legislator Kebumen itu ditahan untuk dua puluh hari pertama per hari ini, di Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Jakarta Timur cabang KPK.

"Penyidik hari ini menahan tersangka Dian Lestari Subekti Pertiwi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah, di Kantor KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Februari 2018.

Ketua Fraksi PDIP di DPRD Kebumen itu ditahan setelah diperiksa dalam kasus dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kebumen dalam APBD 2016. Saat keluar, dia mengenakan rompi oranye tahanan KPK dan dibawa ke Rutan 1 Jakarta Timur. 

Hari ini, KPK juga memeriksa tiga tersangka lain dalam kasus yang sama. Mereka adalah Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, Komisaris PT KAK Khayub Muhammad Lutfi, dan Hojin Ansori dari pihak swasta. 

Lembaga Antikorupsi juga mengorek keterangan dari tiga saksi yang sudah berstatus narapidana. Mereka adalah mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen Adi Pandoyo, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kebumen Sigit Widodo, dan Basikun Suwandhi Atmojo dari pihak swasta. 

Baca: Bupati Kebumen Disebut Terima Suap dari Tiap Proyek

Dian Lestari sejatinya sempat ditangkap KPK saat operasi tangkap tangan (OTT) pada Oktober 2016 silam. Namun, dia dilepas dan hanya dijadikan saksi oleh penyidik.

Dian, Sigit Widodo, Adi Pandoyo, dan Ketua Komisi A DPRD Kebumen Yudhi Tri Hartanto diduga menerima hadiah atau janji dari Direktur Utama PT OSMA Group Hartoyo dan Basikhun. Dian disebut telah menerima Rp60 juta.

Atas perbuatannya, Dian Lestari disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.


(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.