Penindakan Korupsi Turun Drastis pada 2019

    Jufriansyah - 18 Februari 2020 16:29 WIB
    Penindakan Korupsi Turun Drastis pada 2019
    Ilustrasi korupsi. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut tren penindakan kasus korupsi di Indonesia turun drastis pada 2019. Hal ini terlihat dari jumlah kasus yang ditangani penegak hukum turun hingga 40 persen jika dibandingkan dengan 2018.

    Peneliti ICW Wana Alamsyah mengatakan, penegak hukum menindak 271 kasus korupsi pada 2019. Sementara sepanjang 2018, penanganan korupsi mencapai 454 kasus. Jumlah penindakan turun 183 kasus.

    Sebanyak 580 tersangka ditetapkan pada 2019. Nilai kerugian negara yang ditimbulkan akibat korupsi sebesar Rp8,4 triliun.  Wana mengatakan, jumlah penanganan perkara korupsi terjadi di kejaksaan dan kepolisian.

    "Sementara kinerja penindakan korupsi yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat signifikan," Wana di Kantor ICW, Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Selasa 18 Februari 2020.

    Tren penanganan perkara korupsi yang dilakukan KPK sejak 2015 hingga 2019 meningkat. Aktor yang ditetapkan sebagai tersangka di KPK tidak jarang memiliki kewenangan besar

    "Seperti menteri, kepala daerah, anggota legislatif bahkan penegak hukum," ujar Wana

    Penindakan Korupsi Turun Drastis pada 2019
    Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Wana Alamsyah (tengah). Foto: Medcom.id/Jufriansyah

    Menurut Wana, kasus suap menjadi modus yang paling banyak terjadi dengan jumlah 51 kasus dengan nilai mencapai Rp169,5 miliar. Sementara, modus korupsi dengan penyalahgunaan wewenang menempati urutan pertama dengan 30 kasus dan taksiran kerugian negara mencapai Rp6,3 triliun.

    "Seperti kasus yang dilakukan oleh Bupati Kotawaringin Timur terkait dengan penerbitan Ijin Usaha Pertambangan (IUP)," kata Wana

    Pemerintah dan lembaga pemberantasan korupsi perlu merumuskan strategi pencegahan praktik suap dengan memperkuat sistem integritas badan publik. Sebab, kasus ini yang paling banyak terjadi.

    Data yang dipublikasi oleh ICW merupakan hasil penelitian sejak 1 Januari hingga 31 Desember 2019. KPK, kejaksaan, dan kepolisian menjadi objek penelitian.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id