Polisi Buru Otak Grup Facebook Penghasut Pelajar STM

    Rahmatullah, Media Indonesia.com - 21 Oktober 2020 16:52 WIB
    Polisi Buru Otak Grup Facebook Penghasut Pelajar STM
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
    Jakarta: Polisi terus mengejar otak penghasut pelajar STM di grup facebook STM se-Jabodetabek. Dia diduga sebagai dalang pelajar berbuat rusuh di demo Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menduga ada pihak lain yang merancang penghasutan tersebut. Polisi telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini. Ketiga tersangka itu merupakan pelajar yang menjadi admin di grup tersebut.

    "Macam-macam disampaikan dalam grup itu, memang sudah penghasutan. Kita cari atasnya ini, adminnya dulu. Kita selidiki lagi nanti sampai atasnya. Bagian ke atasnya nanti akan kita kejar, kita masih melakukan penyelidikan, kita akan kejar sampai mana pun," kata Yusri ditemui di kantornya, Rabu, 21 Oktober 2020.

    Baca: Satu Penggerak STM saat Demonstrasi UU Cipta Kerja Diburu

    Polisi sebelumnya telah mengamankan dua tersangka, yakni MLAI, 16, dan WH, 16, yang merupakan admin grup tersebut. Keduanya merupakan pelajar di salah satu SMK di Jakarta. Sedangkan satu tersangka lainnya yang juga diduga masih pelajar masih diburu polisi.

    "Yang satu lagi kita lakukan pengejaran," kata Yusri.

    Sebelumnya, grup STM se-Jabodetabek yang memiliki anggota 21 ribu itu berisi foto, meme, dan tulisan untuk memprovokasi pelajar. Dalam grup itu juga ditemukan postingan alat-alat dan senjata tajam yang harus dibawa saat unjuk rasa UU Ciptaker pada Kamis, 8 Oktober 2020, Selasa, 13 Oktober 2020, dan Selasa, 20 Oktober 2020. Tercatut juga provokasi untuk menyerang aparat kepolisian di dalam grup tersebut.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id