Perwira Polisi Menyamar Jadi Mahasiswa di Jambi Hoaks

    Siti Yona Hukmana - 21 Oktober 2020 12:26 WIB
    Perwira Polisi Menyamar Jadi Mahasiswa di Jambi Hoaks
    Video viral di media sosial yang menyebut polisi menyamar jadi pedemo dan bentrok dengan sesama polisi dipastikan hoaks. Istimewa
    Jakarta: Mabes Polri angkat bicara soal video viral di Twitter yang menyebut seorang perwira polisi menyamar mengenakan alamamater menjadi peserta aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) di Jambi. Video viral itu yang banyak dinarasikan dan dibagikan warganet itu dipastikan hoaks.  

    "Terkait video viral di medsos yang mengatakan bahwa PA (sosok dalam video), (anggota) Brimob menyamar sebagai mahasiswa dan ditangkap oleh polisi lalu kena pukul personel Sabhara adalah tidak benar," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2020.

    Awi memastikan sosok mengenakan almamater hijau dalam video itu mahasiswa yang ikut demo. Mahasiswa yang ditangkap dalam video ialah mahasiswa Universitas Batanghari (Unbari). Dia dibawa karena berniat rusuh.

    Namun, Awi membenarkan ada cekcok personel Brimob dengan Sabhara dalam demo tersebut. Adu mulut terjadi karena anggota Brimob mengenakan baju preman yang mengamankan mahasiswa menghalangi personel Sabhara dan kena pukul.  

    "PA (personel berbaju preman) yang amankan mahasiswa menghalang-halangi anggota Sabhara yang mau memukul mahasiswa. Makanya ada salah paham sedikit di lapangan, tapi sudah clear setelah tahu yang bawa mahasiswa PA Intel Brimob," jelas Awi.

    Awi menyebut mahasiswa yang ditangkap karena merusuh saat demo. Mahasiswa tersebut berbuat anarkis dan melawan petugas.

    Polri menyesali perbuatan warganet yang menambahkan narasi tak benar pada video. Pasalnya, pemilik akun Twitter @Lini_ZQ yang mengunggah video penangkapan mahasiswa membuat narasi yang tendensius. Berikut narasi video viral tersebut:

    Footage wajib ditonton! Seorang perwira nyamar menjadi massa aksi pakai almet, dianggap provokatif oleh polisi berseragam, ditangkap dan dipiting. Teman sesama non seragam belain sampai pukul-pukulan sama yang berseragam dan teriak 'itu perwiraku woy'. Apa yang bisa kita simpulkan dari video ini?

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id