Ribut-Ribut Hukuman Mati Buat Juliari dan Edhy

    Candra Yuri Nuralam - 22 Februari 2021 09:45 WIB
    Ribut-Ribut Hukuman Mati Buat Juliari dan Edhy
    Ilustrasi pidana hukuman mati. Medcom.id/M Rizal



    Jakarta: Isu hukuman mati pelaku korupsi kembali mencuat dalam beberapa hari ke belakang. Isu ini dipopulerkan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej saat dirinya mengisi acara beberapa hari lalu.

    Edward menyebut mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bisa dihukum mati karena korupsi. Kedua orang itu melakukan rasuah di tengah pandemi covid-19 yang sedang melanda Indonesia.




    Argumentasi Edward merujuk ke pemberatan hukuman maksimal pidana seumur hidup yang termaktub di Pasal 2 Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Hukuman mati di kasus korupsi diatur dalam Pasal 2 Ayat (2).

    "Dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu, pidana mati dapat dijatuhkan," demikian bunyi Pasal 2 ayat (2).

    Dari dua mantan menteri itu, Juliari yang paling menjadi bulan-bulanan publik dari isu ini. Apalagi, Juliari terjerat kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) covid-19 di Kementerian Sosial. Keadaan tertentu yang memenuhi kriteria 'dana untuk penanggulangan keadaan bahaya atau bencana nasional' dalam aturan penjelasan Pasal 2 ayat (2).
     







    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id