Rekening Terafiliasi FPI yang Dibekukan Berpotensi Bertambah

    Cindy - 17 Januari 2021 17:04 WIB
    Rekening Terafiliasi FPI yang Dibekukan Berpotensi Bertambah
    Ilustrasi rekening bank. Medcom.id/M Rizal


    Jakarta: Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana mengatakan pemblokiran terhadap rekening terafiliasi Front Pembela Islam (FPI) berpotensi bertambah. Hingga kini, PPATK memblokir 89 rekening milik FPI.

    "Transaksi (di rekening FPI) banyak sekali kalau mundur sekian tahun ke belakang, itu banyak sekali yang harus kita tracing uangnya ke mana," kata Dian dalam diskusi Crosscheck from Home by Medcom.id, Minggu, 17 Januari 2021.




    Dian mengatakan 89 rekening tersebut terdiri dari rekening pusat dan rekening cabang FPI di daerah. PPATK juga menemukan sejumlah rekening individu yang terafiliasi dengan FPI dari sejumlah transaksi yang ada.

    Baca: Total 89 Rekening FPI Dibekukan

    Rekening individu tersebut juga dibekukan. Pemblokiran sementara rekening diperlukan guna melakukan pemeriksaan terhadap tiap transaksi yang dilakukan organisasi terlarang itu.

    "Yang ingin kita tahu uangnya datang dari mana, disalurkan ke mana. Jangan sampai datang dari organisasi yang bermasalah," ucap Dian.

    Pemeriksaan rekening, kata Dian, untuk mengulik ada tidaknya aktivitas yang dianggap bertentangan dengan aturan perundang-undangan. Misalnya, tindak pidana pencucian uang maupun tindak pidana pendanaan terorisme.

    Dian mengatakan pihaknya telah mengantongi dugaan awal terkait aktivitas rekening FPI yang mencurigakan, namun belum bisa disimpulkan. Hasil pemeriksaan terhadap rekening milik FPI akan dikirimkan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti.

    "Apabila perlu (ada tindak pidana) bisa dilakukan penegakan hukum lanjutan," kata Dian.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id