comscore

Kasus Pencemaran Nama Baik Luhut Naik ke Penyidikan

Rahmatul Fajri - 06 Januari 2022 17:10 WIB
Kasus Pencemaran Nama Baik Luhut Naik ke Penyidikan
Ilustrasi/Medcom.id
Jakarta: Kasus pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan naik ke penyidikan. Namun, terlapor Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti belum menjadi tersangka.

"Sudah sidik tapi prinsipnya Haris Azhar masih saksi," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Jaya Kombes Auliansyah Lubis di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Januari 2022.
Mediasi disebut gagal, karena tidak terealisasi. Pihaknya berupaya mempertemukan Luhut dengan Haris-Fatia, sesuai aturan untuk mengedepankan mediasi di kasus tersebut.

"Di awal coba mediasi, tapi ada penundaan yang diminta Haris Azhar. Dari pihak pelapor sudah ikuti apa yang diikuti Haris Azhar, tapi tidak ketemu juga akhirnya kami lakukan gelar perkara untuk naik dari penyelidikan ke penyidikan," kata Auliansyah.

Baca: Pesan Luhut untuk Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Dia mengatakan Haris diperiksa hari ini. Namun, Haris memiliki agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan, sehingga Haris meminta penundaan pemeriksaan.

"Jadi hari ini Haris Azhar tidak datang dan minta penundaan di bulan Februari," kata dia.

Sebelumnya, pengacara Haris dan Fatia, Nurkholis Hidayat mengatakan pihaknya telah menerima tembusan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari kepolisian. Ia mengatakan surat itu diterima pada Desember 2021.

"Jadi Desember kita dapatkan pemberitahuan itu (SPDP)," kata Nurkholis, ketika dihubungi, Kamis, 6 Januari 2022.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id