comscore

3 Kasus Besar Terjadi di Lapas Tangerang, 10 Pejabat Dirotasi

Kautsar Widya Prabowo - 15 Desember 2021 15:35 WIB
3 Kasus Besar Terjadi di Lapas Tangerang, 10 Pejabat Dirotasi
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham Komjen Andap Budhi Revianto dalam konferensi pers di Gedung Kemenkumham, Jakarta, Rabu, 15 Desember 2021. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) merotasi besar-besaran jajarannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang, Banten. Hal itu buntut serangkaian kasus di lapas tersebut. 

"Seluruhnya 10 (orang) yang kita mutasikan dalam rangka penyegaran dalam rangka evaluasi. Dalam rangka kita juga pendalaman dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham Komjen Andap Budhi Revianto dalam konferensi pers di Gedung Kemenkumham, Jakarta, Rabu, 15 Desember 2021. 
Menurut dia, personel yang dicopot di antaranya kepala bidang (kabid) dan kepala seksi (kasi) Lapas Tangerang. Namun, Andap belum dapat membeberkan detail nama-nama pejabat yang dicopot dan penggantinya. 

Baca: Buntut Narapidana Narkotika Kabur, Menkumham Copot Pejabat di Wilayah Banten

Dia hanya memastikan Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenkumham Banten Agus Toyib dan pelaksana harian (Plh) Kepala Lapas Tangerang Nirhono Jatmokoadi ikut dirotasi. Ia berharap dengan sanksi tegas ini, Kemenkumham berkembang sesuai tuntutan masyarakat.

"Rotasi ini merupakan salah satu cara Kemenkumham menyikapi dinamika yang terjadi, baik di internal maupun eksternal," jelas Andap.
 
Tercatat ada tiga peristiwa di Lapas Tangerang yang disorot publik selama 2020-2021. Pertama, kasus kaburnya napi narkoba Cai Changpan pada 18 September 2020. 

Warga negara asing (WNA) itu melarikan diri melalui lubang yang digalinya sendiri selama delapan bulan. Dia akhirnya ditemukan tewas gantung diri di hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat. 

Kasus kedua, yakni kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan 40 orang. Kebakaran yang disebabkan korsleting listrik itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB pada 8 September 2021.  

Peristiwa ketiga ialah kaburnya napi berinisal A pada Rabu, 8 Desember 2021. Napi tersebut diduga melarikan diri melalui tempat pencucian mobil di sekitar penjara. 

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id