KPK Periksa General Manager PT Pupuk Indonesia Logistik

    Juven Martua Sitompul - 02 Mei 2019 11:38 WIB
    KPK Periksa General Manager PT Pupuk Indonesia Logistik
    Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Susanto
    Jakarta: General Manager PT Pupuk Indonesia Logistik (PT Pilog), Prasongko, masuk dalam daftar pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap jasa pengangkutan pupuk Indonesia.

    "Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AWI (Marketing manager PT HTK, Asty Winasti)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis, 1 Mei 2019.

    Penyidik juga memanggil pegawai keuangan PT Pilog, Teguh Hidayat. Dia akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka yang sama.

    Asty Winasti bersama Anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso dan pejabat PT Inersia, Indung, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait kerja sama pengangkutan pupuk milik PT Pilog dengan PT HTK. Bowo dan Idung sebagai penerima sedangkan Asty pemberi suap.

    Baca juga: KPK Bidik Pupuk Indonesia di Kasus Bowo Sidik

    Bowo diduga meminta fee atau hadiah dari PT HTK atas biaya angkut. Total hadiah yang diterima Bowo USD2 per metric ton. Pemberian fee terjadi enam kali di sejumlah tempat seperti rumah sakit, hotel dan kantor PT HTK senilai Rp221 juta dan USD85.130.

    Dari Bowo penyidik menyita uang sebesar Rp8 miliar dalam 82 kardus dan dua boks kontainer. Uang Rp8 miliar itu terdiri dari pecahan Rp50 ribu dan Rp20 ribu yang sudah dimasukkan ke dalam amplop putih.

    Bowo dan Indung selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b ayat (1) atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Sedangkan Asty selaku penyuap dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id