comscore

Polisi Tak Asal Tetapkan Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Siti Yona Hukmana - 25 September 2021 01:33 WIB
Polisi Tak Asal Tetapkan Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta: Polisi belum menetapkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas 1 Tangerang, Victor Teguh Prihartono, sebagai tersangka kasus kebakaran lapas. Penetapan tersangka tidak boleh sembarangan.

"Tidak boleh kita segampang itu menetapkan orang tersangka ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat, 24 September 2021.
Polisi belum mengantongi dua alat bukti Victor lalai dalam insiden itu. Polisi memeriksa lima saksi hari ini untuk mencari alat bukti.

Mereka, yakni tiga tersangka yang merupakan petugas lapas, RU, S, dan Y. Kemudian, dua saksi ahli baik pidana maupun kebakaran.

"Nanti kita lihat situasinya seperti apa," ujar Yusri.

Penyidik gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota kembali menggelar perkara kasus kebakaran Jumat malam, 24 September 2021. Ekspose guna penetepan tersangka baru.

"Nanti malam kita gelar perkaranya untuk bisa menentukan apakah ada tersangka lain, ya. Karena, hasil dari laboratorium forensik (labfor) pun sudah bisa masuk," ungkap Yusri.

RU, S, dan Y ditetapkan tersangka pada Senin, 20 September 2021. Ketiganya dijerat Pasal 359 KUHP. Beleid itu menyatakan barang siapa karena kesalahannya (kealpaan) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.

Baca: Polri Diminta Mendalami Kemungkinan Kelalaian Pejabat Level Atas di Kebakaran Lapas Tangerang
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id