comscore

13 Saksi Diperiksa Perkuat Dugaan Kebakaran Kilang Akibat Petir

Irvan sihombing - 17 November 2021 08:01 WIB
13 Saksi Diperiksa Perkuat Dugaan Kebakaran Kilang Akibat Petir
Kilang Cilacap, Jawa Tengah. Foto: Pertamina
Jakarta: Tim gabungan Mabes Polri, Polda Jawa Tengah (Jateng), dan Polres Cilacap memeriksa 13 saksi terkait kebakaran tangki kilang minyak Pertamina 36-T-102 di Cilacap. Pemeriksaan itu untuk memperkuat bukti-bukti terkait dugaan kebakaran diakibatkan sambaran petir. 

"Sampai-sampai saat ini baru pemeriksaan saksi untuk memperkuat (dugaan) yang kita dapat," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar M Iqbal Alqudusy kepada Metro TV, Selasa, 16 November 2021.
Menurut dia, ke-13 saksi itu berasal dari internal maupun eksternal Pertamina. Di sisi lain, Tim Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, Polda Jawa Tengah, dan Polres Cilacap, masih mengolah tempat kejadian perkara (TKP) di kilang minyak Pertamina

"Kita masih memperdalam dari bukti-bukti yang kemarin kita dapat, kemudian kita pertajam kembali. Nantinya juga khususnya beberapa bukti-bukti misalnya CCTV akan didatangkan ahli," kata dia.

Baca: Polisi Sebut Tidak Menemukan Indikasi Sabotase Kebakaran Kilang Minyak Cilacap

Kilang tangki 36 T-102 yang berisi komponen Pertalite milik Pertamina Cilacap terbakar pada Sabtu, 14 November 2021, pukul 19.10 WIB. Saat itu, hujan lebat disertai petir tengah mengguyur. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) IV Cilacap itu diduga menyebabkan sumur air milik warga berwarna hitam.

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id