KPK Kembali Tahan Tersangka Kasus Pupuk

    Achmad Zulfikar Fazli - 04 Agustus 2017 18:19 WIB
    KPK Kembali Tahan Tersangka Kasus Pupuk
    Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Antara/Hafidz Mubarak
    medcom.id, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menahan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pupuk urea tablet di Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah Tahun 2010-2011 dan 2012-2013. Tersangka yang ditahan kali ini ialah Kepala Biro Pembinaan Sumber Daya Hutan Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah periode 2010-2011 Bambang Wuryanto.

    "Penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka BW (Bambang Wuryanto) terkait TPK Pengadaan Pupuk urea tablet di Perum Perhutani unit 1 Jawa Tengah Tahun 2010-2011," kata Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati kepada wartawan, Jakarta, Jumat 4 Agustus 2017.

    Bambang akan mendekam selama 20 hari ke depan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

    KPK sebelumnya telah menahan empat tersangka lainya dalam kasus ini. Mereka yakni, Dirut PT Berdikari Persero periode 2012-2013 Librato El Arif, Kepala Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah periode 2012-2013 Teguh Hadi Siswanto, Direktur Utama PT Berdikari periode 2010-2012 Asep Sudrajat Sanusi dan Direktur Pengelolaan Sumber Daya Hutan Perhutani Heru Siswanto.

    Pada 17 Januari, KPK mengumumkan lima orang tersangka dalam kasus tersebut. Lima tersangka itu terbagi atas dua kasus yaitu pertama pengadaan periode 2010-2011 tiga orang yang menjadi tersangka adalah Kepala Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah Periode 2010-2011 Heru Siswanto.

    Lalu, Direktur Utama PT Berdikari periode 2010-2011 Asep Sudrajat Sanusi dan Kepala Biro Pembinaan Sumber Daya Hutan Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah periode 2010-2011 Bambang Wuryanto.

    Sedangkan pengadaan periode 2012-2013, ada dua tersangka yaitu Dirut PT Berdikari Persero periode 2012-2013 Librato El Arif dan Kepala Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah periode 2012-2013 Teguh Hadi Siswanto.

    Heru, Asep dan Bambang diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan kewenangan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau sebuah korporasi dalam kegiatan pengadaan pupuk urea tablet di Perum Perhutani unit 1 Jawa Tengah periode 2010 dan 2011. Sedangkan Librato dan Teguh diduga melakukan hal yang sama, namun untuk periode 2012-2013.

    Kelima tersangka disangkakan pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 99 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto pasal 65 KUHP.



    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id