Choel Mallarangeng Divonis 3,5 Tahun Penjara

    Surya Perkasa - 06 Juli 2017 16:40 WIB
    Choel Mallarangeng Divonis 3,5 Tahun Penjara
    Choel Mallarangeng/ANT/Rosa Panggabean
    medcom.id, Jakarta: Andi Zulkarnaen 'Choel' Mallarangeng dijatuhi hukuman tiga tahun enam bulan penjara dan denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan. Majelis hakim menilai Choel terbukti terlibat dalam kasus dugaan korupsi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang.

    "Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata Ketua Majelis Hakim Baslin Sinaga di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis 6 Juli 2017.
    Vonis Choel lebih ringan dari tuntutan Jaksa yang dibacakan pada 8 Juni 2017. Jaksa Penuntut KPK menuntut Choel dihukum 5 tahun penjara dengan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

    Choel dinilai terbukti memperkaya diri sendiri dan orang lain dalam proyek itu. Adik mantan Menpora Andi Alifian Mallarangeng itu juga terbukti merugikan keuangan negara Rp464,3 miliar.

    Pada 2009, Choel bersama Andi ikut mengarahkan proses pengadaan barang/jasa proyek pembangunan P3SON di Hambalang. Dia berperan memenangkan perusahaan tertentu tanpa memenuhi persyaratan. Keduanya terbukti menerima uang Rp2 miliar dan USD550 ribu dari sejumlah pihak yang diuntungkan.

    Uang diterima lewat mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar dan pejabat PT Global Daya Manunggal (PT GDM), perusahaan yang mengerjakan proyek. Uang Rp7 miliar yang diperoleh Choel dan diduga mengalir dari hasil korupsi itu sudah dikembalikan ke KPK.

    Besaran vonis melalui pertimbangan hal-hal memberatkan dan meringankan. Tidak mendukung upaya pemerintah dan masyarakat dalam memberantas korupsi jadi hal memberatkan. Sedangkan Choel yang belum pernah dihukum dan masih memiliki tanggungan keluarga, serta sopan dan berterus terang selama persidangan menjadi pertimbangan meringankan. Choel juga sudah mengakui perbuatannya serta telah mengembalikan uang.

    Choel dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.  

    Choel langsung menyatakan menerima dengan lapang dada hasil putusan. "Saya menerima putusan yang dijatuhkan, dan saya ikhlas dan bersedia menjalani hukuman," kata Choel.

    Sedangkan Jaksa KPK menyatakan akan menimbang hasil putusan.



    (OJE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id