Korporasi Berpeluang Jadi Tersangka Baru Kasus Jiwasraya

    Kautsar Widya Prabowo - 14 Februari 2020 16:19 WIB
    Korporasi Berpeluang Jadi Tersangka Baru Kasus Jiwasraya
    Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Ardiansyah. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Kejaksaan Agung terus membongkar kasus dugaan korupsi di balik gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya. Korporasi kemungkinan menjadi tersangka baru.

    "Bisa berpotensi (korporasi)," ujar Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Ardiansyah di Gedung Bundar, Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 14 Februari 2020.

    Penyidik masih fokus merampungkan berkas perkara enam tersangka yang telah ditahan. Setelah itu, Korps Adhyaksa memburu tersangka baru dari kasus yang ditaksir merugikan negara hingga Rp17 triliun.

    Korporasi Berpeluang Jadi Tersangka Baru Kasus Jiwasraya
    Ilustrasi Jiwasraya. Foto: MI/Ramdani 

    Kejagung menetapkan enam tersangka kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Mereka ialah Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat; dan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim.
     
    Selanjutnya, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; dan Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartoni Tirto. Teranyar, Benny dan Heru ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang.
     
    Mereka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.





    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id