Satgas Pangan Ultimatum Mafia Gula

    Cindy - 10 Maret 2020 08:23 WIB
    Satgas Pangan Ultimatum Mafia Gula
    Ilustrasi. Dok MI
    Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Pangan akan menindak tegas pelaku penimbunan bahan pokok berupa gula dengan tujuan menaikkan harga di pasaran. Pasalnya, harga gula menyentuh angka Rp16 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram (kg). 

    "Apabila ditemukan aksi penimbunan maupun menaikkan harga sementara stok gula mencukupi, maka akan dilakukan penindakan," tegas Kabagpenum Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 9 Maret 2020.

    Asep mengeklaim Satgas Pangan telah melakukan konsolidasi dengan seluruh instansi, termasuk distributor terkait. Berdasarkan hasil pengecekan, stok gula masih ada di angka 150 ribu ton atau masuk kategori aman.

    "Diimbau kepada seluruh distributor untuk segera mendistribusikan gula ini ke pasar sebagaimana kebutuhan masyarakat," kata Asep.

    Baca: Petani Tebu Mengeluh Harga Gula Diributkan

    Pemerintah, lanjutnya, sudah memberikan izin impor gula untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Menurutnya, kesiapan gula di pasaran akan terjamin dan bisa segera menurunkan harga gula.

    "Termasuk sebagai antisipasi jelang ramadan pada akhir bulan April," ujarnya.

    Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog (Persero) Tri Wahyudi menantikan penugasan resmi importasi gula kristal putih (GKP) untuk konsumsi. Lonjakan permintaan jelang momentum Ramadan dan Lebaran perlu diantisipasi agar harga eceran tetap stabil.

    "Memenuhi kebutuhan konsumsi jelang Lebaran saja, stabilisasi harga, sekarang kan harga gula udah Rp14 ribu per kg, HET kan Rp12.500 per kg," kata Tri ditemui di kantor Perum Bulog, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Februari 2020.

    Satgas Pangan Ultimatum Mafia Gula
    Gula Ilustrasi. MI/Susanto

    Tri mengungkapkan kebijakan impor mesti dilakukan karena hasil prediksi menunjukkan kekurangan produksi dalam negeri. Bulog pun telah memberi usulan agar pemerintah bisa membuka impor GKP hingga 200 ribu ton. Jumlah tersebut cukup agar stabilitas harga gula terjaga hingga perayaan Idulfitri dan hari besar keagamaan di 2020.

    Merujuk data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) per Senin, 9 Maret 2020, harga gula pasir tertinggi ada di Jawa Tengah yakni Rp19.800 per kilogram. Sedangkan, harga gula pasir yang terendah yakni di Kepulauan Riau senilai Rp12.400 per kilogram. 

    Harga gula pasir di DKI Jakarta mencapai Rp17.250 per kilogram. Wilayah lainnya seperti Jawa Barat yakni Rp16.100 per kg; Jawa Timur Rp16.500 per kg; Lampung Rp16.000 per kg; Papua Rp16.850 per kg; dan Bali Rp16.850 per kg.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id