Warga DKI Cenderung Manut Saat Dibubarkan Polisi

    Siti Yona Hukmana - 24 Maret 2020 13:27 WIB
    Warga DKI Cenderung Manut Saat Dibubarkan Polisi
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Kapolri mengeluarkan maklumat larangan berkumpul bagi masyarakat Indonesia untuk menekan penyebaran virus korona (covid-19). Masyarakat Ibu Kota maklum dan membubarkan diri saat diimbau polisi yang patroli.

    "Selama ini kita lakukan patroli, alhamdulillah mereka mengerti," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020.

    Patroli mulai dilakukan pada Sabtu, 21 Maret 2020. Polisi membubarkan masyarakat yang tak menerapkan jaga jarak (social distancing).

    Warga langsung bubar saat polisi memberi pengertian. Polisi juga berusaha memberi informasi seputar bahaya virus korona.

    "Kita imbau, 'pulang saja ke rumah, lebih bagus istirahat, kita memutus mata rantai'. Kita beri pengertian yang baik, humanis," kata Yusri.

    Baca: Kini Berkumpul Bisa Berujung Pidana

    Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan maklumat tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona. Warga yang membandel mengadakan kegiatan menyebabkan kerumunan bisa berujung pidana.
     
    "Barang siapa yang tidak mengindahkan petugas yang berwenang yang saat ini melaksanakan tugas dapat dipidana," kata Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 23 Maret 2020.
     
    Maklumat itu ditekankan agar warga meniadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa demi keselamatan bersama di tengah wabah virus korona (covid-19). Bahkan, polisi tak segan membubarkan kerumunan yang sekadar duduk-duduk di kafe.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id