• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

KPK Pantau Dugaan Korupsi Rehab Sekolah DKI

Siti Yona Hukmana - 12 Juli 2018 19:38 wib
Lima KPK pimpinan berpose di Gedung KPK. Foto: MI.
Lima KPK pimpinan berpose di Gedung KPK. Foto: MI.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantau dugaan korupsi rehabilitas 119 sekolah di DKI Jakarta. Kasus ini tengah diselidiki Polda Metro Jaya. 

"Jadi, sebuah kasus yang sudah ditangani oleh kepolisian dan kejaksaan. Tapi, KPK melakukan koordinasi dengan subvisi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Juli 2018.

KPK tak mengambil alih kasus ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang KPK. Pasal 6 menyatakan tugas KPK berkoordinasi dengan instansi yang memberantas korupsi dan supervisi instansi berwenang.

Namun, kata Febri, KPK akan membantu dalam menangani kasus ini. Ia memastikan KPK tidak lepas tangan atas kasus tersebut.

"Kami sudah memberikan banyak fasilitas apabila ditemukan kendala di lapangan karena di daerah kan banyak yang seperti itu," beber Febri.

Pada kasus dugaan korupsi renovasi 119 sekolah, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah memeriksa mantan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto. Sopan memenuhi pemanggilan polisi pagi tadi pukul 10.15 WIB. 

Baca: Polisi Tunggu Audit Kerugian Negara Renovasi 119 Sekolah di DKI

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan belum mau buru-buru menetapkan tersangka dalam kasus itu. Pihaknya bakal menyelidiki secara menyeluruh lebih dulu.
 
"Sampai selesai penyelidikan dulu," ucap dia.
 
Proyek rehabilitasi sekolah di DKI menggunakan APBD 2017. Dana ini untuk perbaikan sekolah pada bagian bangunan secara keseluruhan.
 
Anggaran yang dikeluarkan untuk rehabilitasi tersebut mencapai Rp191 miliar. Proyek yang diprediksi akan selesai akhir 2017 tersebut sempat mengalami kendala dalam proses lelang.



(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.