comscore

Buron Jepang Mitsuhiro Taniguchi Dideportasi

Siti Yona Hukmana - 22 Juni 2022 11:08 WIB
Buron Jepang Mitsuhiro Taniguchi Dideportasi
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Polri mengawal proses deportasi buron Jepang, Mitsuhiro Taniguchi. Pengawalan dilakukan hingga diterima oleh pihak kepolisian di Jepang. 

"NCB Interpol Indonesia berkerja sama dengan imigrasi pagi ini telah melakukan deportasi buronan warga negara (WN) Jepang Mitsuhiro Taniguchi kepada pihak polisi Jepang yang menjemput langsung dan akan mengawal subjek sampai ke Jepang," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu, 22 Juni 2022.
Dedi mengatakan pengawalan dilakukan karena dalam proses penangkapan ada kerja sama antarkepolisian. Pertimbangan lain, karena Mitsuhiro adalah pelaku kejahatan. 

"Karena warga Jepang yang dideportasi statusnya pelaku kejahatan di Jepang jadi harus ada kerja sama police to police," ujar Dedi.

Baca: Buronan Jepang Mitsuhiro Taniguchi Ditangkap di Lampung

Mitsuhiro Taniguchi, 47 ditangkap pihak imigrasi bersama tim Polsek Kalirejo, Polres Lampung Tengah, Lampung, Selasa 7 Juni 2022. Penangkapan dilakukan setelah kepolisian Jepang meminta bantuan. 

Kasus berawal saat polisi Jepang menangkap tiga tersangka kasus penipuan dana subsidi covid-19 untuk usaha kecil yang mengalami keterpurukan pada 30 Mei 2022 di Jepang. Ketiga orang tersebut ialah istri dan dua putra Mitsuhiro, yakni Rie Taniguchi, 45; Daiki, 22; dan putra keduanya berusia 21 tahun. Ketiganya mengajukan penerimaan manfaat palsu sejak Juni-Agustus 2020. 

Berdasarkan informasi dari media Asahi, polisi Jepang juga melakukan pencarian terhadap satu anggota keluarga yang lain karena diyakini telah melarikan diri ke luar negeri. Ketiga tersangka itu diduga mendapat perintah dari Mitsuhiro untuk mengajukan pengembalian pajak palsu atas nama orang yang telah terdaftar di kantor pajak.

Kemudian, mereka menjalani prosedur guna mendapatkan subsidi tersebut. Total ada 1.780 permohonan palsu yang dikumpulkan para tersangka. Modusnya melalui seminar dan dari para kenalan.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id