comscore

Dewas KPK Enggan Mengomentari Penghentian Laporan Etik Lili

Candra Yuri Nuralam - 21 April 2022 15:04 WIB
Dewas KPK Enggan Mengomentari Penghentian Laporan Etik Lili
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Jakarta: Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) enggan memberikan komentar terkait penghentian laporan dugaan pelanggaran etik penyampaian berita bohong yang menjerat Komisioner Lili Pintauli Siregar. Laporan itu disetop karena dinilai serupa dengan pelanggaran etik Lili sebelumnya.

"Itu saya tidak bisa berkomentar," kata anggota Dewas KPK Albertina Ho di Kantor Dewas KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 21 April 2022.
Albertina mengatakan tak bisa berkomentar karena aturan terkait tak memperbolehkan. Dia tak memerinci regulasi tersebut.

Dewas KPK menyetop pengusutan dugaan pelanggaran etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar terkait pembohongan publik. Penyetopan itu tercatat dalam surat Dewas KPK Nomor: R-978/PI.02.03/03-04/04/2022.
 
"Tidak dilanjutkan ke persidangan etik karena sanksi etiknya sudah teradsorpsi dengan putusan Sidang Etik Nomor 05/DEWAS/ETIK/07/2021," tulis surat yang ditandatangani anggota Dewas KPK Harjono, Selasa, 20 April 2022.
 
Baca: Dewas KPK Selisik Total Penerima Fasilitas Nonton MotoGP dari Pertamina

Kabar bohong yang dilaporkan, yakni saat Lili menggelar konferensi pers terkait komunikasi dengan mantan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Saat itu, Lili menegaskan tidak pernah berkomunikasi dengan Syahrial.

Namun, Lili dihukum bersalah melanggar etik oleh Dewas KPK karena terbukti berkomunikasi dengan Syahrial. Konferensi pers itu dilaporkan dengan tudingan penyampaian kabar bohong ke publik.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id