comscore

Kasus Pembunuhan Anjing di Ambon, Propam Polri Diminta Turun Tangan

Theofilus Ifan Sucipto - 24 Januari 2022 23:41 WIB
Kasus Pembunuhan Anjing di Ambon, Propam Polri Diminta Turun Tangan
Ilustrasi anjing. MI/Ramdani
Jakarta: Polisi diminta mengusut kasus pembunuhan anjing di Ambon. Termasuk, memeriksa petugas yang menolak laporan terkait pembunuhan anjing itu.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso meminta Propam Polresta Ambon mengusut penolakan laporan ini. Termasuk, pelanggaran disiplin Polri.
"Tidak mau memproses laporan masyarakat yang melaporkan adanya anjing Foni yang dianiaya hingga mati adalah pelanggaran disiplin dengan alasan apa pun," kata Sugeng ketika dikonfirmasi, Senin, 24 Januari 2022.

Menurut dia, laporan itu bisa diusut dengan bukti yang cukup dan Pasal 302 ayat 2 KUHP. Polisi bisa mengancam pelaku dengan pidana penjara 9 bulan.

Sugeng meminta otoritas yang berwenang terkait kasus ini diperiksa. Sebab, tak bisa melayani pengaduan masyarakat dan melanggar Pasal 4 PP Nomor 3 Tahun 2002 tentang Disiplin Polri.

Pemilik anjing Foni, Adriana, membeberkan kronologi penganiayaan hewan peliharaannya itu. Dia meninggalkan rumah dan anjingnya pada 20 Januari 2022.

Sewaktu pulang, dia mendapati tembok penuh darah. Salah seorang warga melaporkan anjingnya dibunuh pelaku, Rio, yang tengah mabuk.

"Katanya dia mabuk. Saya dan suami langsung lapor ke polisi," kata Adriana saat dikonfirmasi, 23 Januari 2022.

Baca: Animal Defenders Indonesia Kecam Pembunuhan Anjing di Ambon

Dia sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Sirimau Ambon. Namun, pelaku dibebaskan polisi. Alasannya, tak ada dasar hukum kuat.

"Tersangka sudah dibebaskan karena tidak ada dasar hukum yang kuat untuk pembunuhan binatang. Itu kata polisi," kata Adriana.

Ketua Animal Defenders Indonesia (ADI) Doni Herdaru Tona mengecam pembunuhan anjing di Ambon. Dia meminta pelaku ditindak tegas.

"Tentu tidak ada tempat bagi premanisme di Indonesia. Kepolisian dituntut bisa memberikan rasa nyaman pada masyarakat dari premanisme, termasuk seperti kejadian ini," kata Doni.

Anjing bernama Foni dibunuh di Ambon, Maluku, pada 20 Januari 2022. Foni ditemukan digantung di depan salah satu rumah dengan luka bacok di kepala.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id