Pegawai KPK Diminta Tak 'Berisik'

    Dhika Kusuma Winata - 06 September 2019 10:58 WIB
    Pegawai KPK Diminta Tak 'Berisik'
    Ilustrasi KPK. Media Indonesia.
    Jakarta: Pengajar hukum Universitas Airlangga Surabaya Emanuel Sudjatmoko mengatakan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus netral terhadap calon pimpinan KPK. Status pegawai KPK dinilai mirip pegawai negeri sipil (PNS).

    "Teman-teman pegawai KPK harusnya netral, tidak bersuara. Pegawai KPK itu seperti pegawai negeri sehingga harus netral. Kalau sudah bersuara keras seperti itu berarti ada keberpihakan," kata Emanuel di Jakarta, Jumat, 6 September 2019.

    Menurutnya, seleksi capim KPK berlangsung transparan dan terbuka. Sepuluh kandidat terbaik akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di DPR.

    "Sebetulnya yang sangat menentukan ada di DPR bukan di Presiden (Joko Widodo). Karena nanti fit and proper test ada seleksi yang dilakukan DPR. Dari 10 capim KPK ditetapkan menjadi 5 pimpinan KPK," jelas dia.

    Emanuel menganggap ada pihak yang menyudutkan Presiden Joko Widodo dan pansel terkait kualitas capim terpilih. Padahal, kata dia, pansel bekerja adil dan terbuka.

    "Kita perlu menggunakan asas praduga tidak bersalah. Sebagai negara hukum kembali ke hukum," ujar dia.

    Saat ini 10 nama Capim KPK telah masuk ke DPR. Sepuluh nama itu ialah Alexander Marwata (pimpinan KPK), Firli Bahuri (Polri), I Nyoman Wara (auditor), Johanis Tanak (Jaksa), Lili Pintauli Siregar (advokat), Luthfi Jayadi Kurniawan (dosen), Nawawi Pomolango (hakim), Nurul Ghufron (dosen), Roby Arya (PNS), dan Sigit Danang Joyo (PNS).



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id