PDIP Berkilah Menghalangi Penyegelan

    Theofilus Ifan Sucipto - 16 Januari 2020 15:47 WIB
    PDIP Berkilah Menghalangi Penyegelan
    Kuasa hukum PDI Perjuangan I Wayan Sudirta (jas hitam). Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto,
    Jakarta: PDI Perjuangan merasa selalu mendukung kerja-kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Partai mengaku ini tidak pernah menghalangi penyidikan. 

    "Kami terpukul kalau PDI Perjuangan dianggap membangkang melawan petugas penggeledahan," kata kuasa hukum PDI Perjuangan I Wayan Sudirta pascaaudiensi dengan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Jakarta Pusat, Kamis, 16 Januari 2020.

    Wayan bersikeras partai berlambang moncong putih itu tidak menghalangi KPK menggeledah ruangan Sekretaris Jenderal PDIP Perjuangan Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI Perjaungan. Wayan menyebut KPK tidak membawa surat penggeledahan. 

    Dia menyebut informasi yang beredar di media simpang siur. Salah satunya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang diduga lari ke Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

    "Padahal tidak ada pihak yang ingin mengejar pihak tertentu yang disebut," ujar dia. 

    Wayan meminta seluruh pihak setop menuding PDI Perjuangan. Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu merasa tidak bersalah. 

    "Janganlah dituduh menghalangi," ucap Wayan. 

    Wayan menyebut audiensi PDI Perjuangan tidak berhenti di KPU. Rencananya, kuasa hukum PDI Perjuangan juga menyambangi KPK dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

    "Kita ingin membangun kerja sama yang baik dan tidak dibentur-benturkan," kata Wayan.

    KPK disebut gagal menyegel ruangan Hasto usai Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan ditangkap tangan terkait kasus suap. Pihak keamanan kantor DPP PDI Perjuangan menolak ruangan Hasto disegel dengan alasan tak membawa surat. 

    Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri menyebut tim KPK memang tidak ingin menggeledah ruangan Hasto. Tim cuma ingin menyegel ruangan dengan maksud mengamankan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan kasus suap. 

    "Tapi kami memastikan bahwa tim KPK yang datang ke DPP PDI Perjuangan pada proses penyidikan telah dibekali dengan surat tugas yang lengkap sebagaimana SOP berlaku," kata Ali, Selasa, 14 Januari 2020. 





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id