KPK: Putusan MA Aneh Bin Ajaib

    Juven Martua Sitompul - 09 Juli 2019 17:20 WIB
    KPK: Putusan MA Aneh Bin Ajaib
    Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Laode M Syarif. MI Rommy Pujianto
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut putusan Mahkamah Agung (MA) yang melepaskan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional, Syafruddin Arsyad Temenggung, dari jerat hukum aneh. Putusan itu bertentangan dengan putusan hakim Pengadilan Tipikor dan Pengadilan Tinggi.

    "Putusan ini ‘aneh bin ajaib’ karena bertentangan dengan putusan hakim PN dan PT," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019.

    Menurut Laode, dissenting opinion atau perbedaan pendapat ketiga hakim MA baru pertama kali terjadi. Tiga hakim yang memimpin sidang kasasi memiliki pendapat berbeda tentang perbuatan Syafruddin.

    Hakim Salman Luthan selaku ketua menyatakan sependapat dengan putusan Pengadilan Tinggi DKI. Sementara itu, Hakim Anggota Syamsul Rakan Chaniago berpendapat perbuatan Syafruddin merupakan hukum perdata dan Hakim Anggota Mohamad Askin menyatakan perbuatan Syafruddin merupakan hukum administrasi.

    "Ketiga pendapat yang berbeda seperti ini mungkin baru kali ini terjadi," kata Laode.

    MA sebelumnya mengabulkan kasasi yang diajukan Syafruddin. MA melepaskan Syafruddin atas vonis perkara dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).

    Dalam amar putusannya, Majelis Hakim Agung MA membatalkan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menjatuhkan hukuman 15 tahun pidana penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan terhadap Syafruddin.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id