comscore

Dewas KPK Tak Bisa Memeriksa Dugaan Upaya Suap Lili

Candra Yuri Nuralam - 05 Juli 2022 09:35 WIB
Dewas KPK Tak Bisa Memeriksa Dugaan Upaya Suap Lili
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Foto: Dok KPK
Jakarta: Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) meminta rumor Komisioner Lili Pintauli Siregar berupaya menyuap untuk memanipulasi hasil pemeriksaan etik terkait dugaan penerimaan fasilitas menonton MotoGP dilaporkan. Dewas KPK tidak bisa menindak tanpa adanya laporan.

"Dugaan suap belum ada bukti atau pengaduan. Tanpa itu kita tidak bisa periksa," kata anggota Dewas KPK Harjono melalui keterangan tertulis, Selasa, 5 Juli 2022.
Harjono mengatakan pihaknya mengetahui rumor penyuapan itu dari media sosial. Kini, Dewas KPK menunggu laporan resmi agar bisa menindaklanjuti rumor itu.

Sementara ini, Dewas KPK hanya menindak Lili Pintauli terkait dugaan etik karena penerimaan fasilitas menonton MotoGP. Dugaan itu disidangkan hari ini.

"Kan sidang itu kasus balap motor Mandalika," ujar Harjono.
 

Baca: Nasib Lili Pintauli Diputuskan dalam 60 Hari


Kabar upaya penyuapan ini berasal dari pemberitaan salah satu media. Dalam laporannya, Lili disebut ingin memanipulasi hasil pemeriksaan Dewas KPK dan membuat tiket MotoGP dibeli dengan uangnya sendiri.

Lili dilaporkan ke Dewas KPK karena diduga menerima beberapa fasilitas saat menonton MotoGP di Mandalika. Dia diduga mendapatkan akomodasi hotel hingga tiket MotoGP dari salah satu perusahaan badan usaha milik negara (BUMN).

Persidangan Lili di Dewas KPK terkait laporan tersebut akan digelar pada Selasa, 5 Juli 2022. Sidang akan digelar tertutup dan hanya dibuka untuk umum saat pembacaan putusan.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id