comscore

Pengamat Terorisme: Kelompok Khilafatul Muslimin Harus Diawasi Ketat

Siti Yona Hukmana - 16 Juni 2022 08:15 WIB
Pengamat Terorisme: Kelompok Khilafatul Muslimin Harus Diawasi Ketat
Polresta Solo mencopot plang nama Khilafatul Muslimin di wilayah Laweyan, Solo. Medcom.id/Triawati
Jakarta: Pengamat Terorisme Zakki Mubarak mengatakan kelompok Khilafatul Muslimin bisa membahayakan masyarakat apabila bertransformasi menjadi gerakan jihadis pro kekerasan. Gerakan jihadis tersebut seperti Jemaah Islamiyah (JI) dan negara Islam, Irak, dan Suriah (ISIS).

"Karena itu, saya setuju gerakan khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja harus diawasi dengan ketat, karena aktif melakukan rekrutmen, meskipun hingga saat ini tidak banyak anggotanya," kata Zakki kepada Medcom.id, Kamis, 16 Juni 2022.
Menurut Zakki, cabang Khilafatul Muslimin tidak banyak. Namun, pemerintah perlu mewaspadai apabila gerakan Khilafatul Muslimin menjadi persemaian para pendukung ISIS dan Al Qaeda.

"(Para pendukung ISIS) yang ingin melanjutkan aksi-aksi teror dan pengeboman di negeri ini, karena menganggap negeri Indonesia sebagai negeri kafir dan para penguasanya sebagai reinkarnasi Firaun," ungkap Zakki.

Baca: Jemaah Khilafatul Muslimin di Pringsewu Lampung Berjumlah 50 Orang

Total 23 pimpinan dan anggota Khilafatul Muslimin ditangkap dan ditetapkan tersangka buntut konvoi membawa bendera khilafah di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 29 Mei 2022. Rinciannya, enam tersangka ditangkap Polda Jawa Tengah, lima tersangka ditangkap Polda Lampung, lima tersangka ditangkap Polda Jawa Barat, satu tersangka ditangkap Polda Jawa Timur.

Kemudian, enam tersangka ditangkap Polda Metro Jaya. Salah satu tersangka yang ditangkap ialah Pimpinan Pusat Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja.

Ke-23 tersangka telah ditahan. Mereka dijerat Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id