OTT KPK Pengaruhi Indeks Persepsi Korupsi

    Zakaria Habib - 13 Februari 2020 15:04 WIB
    OTT KPK Pengaruhi Indeks Persepsi Korupsi
    Lambang KPK. Foto: Medcom.id/Fachri
    Jakarta: Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempengaruhi Indeks Persepsi Korupsi (IPK). OTT menggenjot skor IPK.

    "Agenda pemberantasan yang dilakukan KPK seperti OTT berkontribusi besar pada IPK," ujar peneliti Transparency International Indonesia (TII), Agus Sarwono di Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020.

    Saat ini, skor tertinggi IPK di Asia Tenggara diperoleh Singapura. Posisi berikutnya Brunei Darussalam, disusul Malaysia dan Indonesia di posisi keempat.

    OTT KPK Pengaruhi Indeks Persepsi Korupsi
    Peneliti Transparency International Indonesia (TII), Agus Sarwono. Foto: Medcom.id/Zakaria

    Namun, dia menyebut menggenjot IPK bukan tugas KPK sendiri. Agus meminta semua lembaga terkait seperti kepolisian, kejaksaan ikut serta.

    "KPK bukan satu-satunya lembaga yang bisa mendongkrak IPK," kata dia.

    Di sisi lain, Agus melihat Indonesia punya pekerjaan berat mendongkrak IPK yang saat ini berada di peringkat 40. Menurut dia, bahkan ada potensi penurunan skor.

    "Dengan kondisi yang sekarang paling mentok stagnan di angka 40 (IPK), bahkan bisa turun," kata Agus.





    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id