KPK: 1.586 Pegawai Kami Penuh Integritas

    Candra Yuri Nuralam - 16 Mei 2021 06:51 WIB
    KPK: 1.586 Pegawai Kami Penuh Integritas
    Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri memberikan keterangan kepada media di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan. Medcom.id/Fachri



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah sedang berusaha mendepak orang-orang yang tidak kompeten karena gagal tes wawasan kebangsaan dalam alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN). Lembaga Antikorupsi menegaskan seluruh pegawainya berkompeten.

    "Bagi KPK, seluruh pegawai yang berjumlah sekitar 1.586 orang adalah orang-orang yang penuh integritas, dan itu aset bagi lembaga dalam ikhtiar pemberantasan korupsi," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Minggu, 16 Mei 2021.

     



    Sebanyak 75 pegawai dinonaktifkan KPK setelah gagal dalam tes wawasan kebangsaan. Ali menegaskan mereka belum dipecat.

    Lembaga Antikorupsi menonaktifkan mereka demi menghindari implikasi hukum. KPK tengah mengusahakan nasib mereka berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemenpan RB.

    "KPK akan mengambil keputusan yang terbaik sesuai aturan yang berlaku atas hasil tes wawasan kebangsaan dari BKN tersebut," ujar Ali.

    Baca: Pegawai KPK: SK Penonaktifan Tidak Jelas

    Beredar surat keputusan menonaktifkan 75 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan. Tugas 75 pegawai itu diserahkan ke pimpinannya masing-masing.

    Penyidik KPK Novel Baswedan membenarkan surat itu. Novel nilai Ketua KPK Firli Bahuri sedang menzalimi karyawannya.

    "Menurut saya itu adalah tindakan Ketua KPK Firli Bahuri yang sewenang-wenang," kata Novel melalui keterangan tertulis, Selasa, 11 Mei 2021.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id