Vendor Bansos Ternyata Distributor Pupuk

    Candra Yuri Nuralam - 12 April 2021 16:13 WIB
    Vendor Bansos Ternyata Distributor Pupuk
    Ilustrasi: Medcom.id



    Jakarta: Direktur Utama PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja dicecar jaksa soal peran perusahaannya dalam pengadaan bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos) pada 2020. Proyek yang diwarnai suap ini menyeret Ardian menjadi terdakwa. 

    Terdakwa penyuap mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara itu mengakui perusahaannya bergerak di bidang transportasi barang dan distribusi pupuk. Namun, perusahannya saat itu bekerja sama dengan pihak swasta, Ria, dalam pengadaan beras.






    "Kami awalnya menyiapkan penggilingan beras di Serang," kata Ardian di dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin, 11 April 2021.

    Jaksa heran perusahaan Ardian bisa ikut serta dalam pengadaan bansos penanganan pandemi covid-19. Jaksa menanyakan terkait pernah atau tidaknya  PT Tigapilar Agro Utama mengerjakan pengadaan sembako.

    Baca: Ahli Sebut Penunjukan Langsung Vendor Kewenangan Penuh PPK

    "Tidak," ujar Ardian.

    Ardian menegaskan pihaknya mampu mengadakan sembako untuk bansos dengan bantuan Ria. Perempuan itu menjadi vendor yang dipilih PT Tigapilar Agro Utama untuk mengadakan sembako.

    Ria kemudian dibawa oleh Ardian bertemu pihak swasta, Helmi Rifai. Helmi membantu Ardian untuk mendapatkan proyek pengadaan sembako di Kemensos.

    "Saya perkenalkan bahwa Bu Ria sudah siapkan barang-barangnya," tutur Ardian.

    Jaksa semakin bingung dengan pernyataan Ardian. Pasalnya, jaksa menilai perusahaan Ardian seharusnya tidak memakai vendor lain untuk pengadaan bansos.

    "Saat itu orang lain yang siap, bukan saudara?" ucap jaksa.

    Ardian menegaskan hal tersebut memang strategi bisnis. Dia menganggap hal ini wajar.

    "Iya, bisnis kan gitu Pak. Kesiapan, harus kita siapkan," kata Ardian.

    Jaksa lantas mempertanyakan pembicaraan antara Ardian, Ria, dan Helmi untuk pengadaan bansos. Saat itu, Ardian meyakinkan Helmi bila perusahannya bisa mengadakan sembako dengan bantuan Ria.

    "Saat ini Bu Ria bisa mengusahakan bansos, dia tanya ke saya kesiapannya sudah ada. Jadi saya bawa ke Pak Helmi," ucap Ardian.

    Helmi saat itu meminta Ardian dan Ria membuktikan kesanggupan mereka untuk pengadaan sembako untuk bansos. Besoknya, Ardian langsung datang ke gudang milik Ria untuk memberikan laporan kesiapan sembako. Laporan itu dikirimkan melalui video.

    Jaksa masih bingung dengan hal tersebut. Jaksa menilai perusahaan Ardian tidak bisa melakukan hal tersebut karena menyuruh orang lain untuk menjadi vendor.

    Namun, Ardian mengatakan saat itu perusahaannya sedang terdampak pandemi. Pemilihan Ria untuk pengadaan sembako dihalalkan demi menyelamatkan kantor.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id