Penyidik Sita Sejumlah Dokumen Usai Menggeledah PT ANN di Surabaya

    Candra Yuri Nuralam - 07 Januari 2021 00:39 WIB
    Penyidik Sita Sejumlah Dokumen Usai Menggeledah PT ANN di Surabaya
    Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri. Medcom.id/Arga Sumantri
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor PT Arta Niaga Nusantara (ANN) di Surabaya, Jawa Timur. Penyidik menyita sejumlah dokumen terkait rasuah pembangunan jalan lingkar Barat Duri di Bengkalis pada 2013-2015.

    "Diamankan sejumlah dokumen terkait dengan keuangan perusahaan dan dokumen lain yang akan segera dilakukan analisa dan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Rabu, 6 Januari 2021.

    Ali mengungkapkan dokumen terkait korupsi yang dilakukan tersangka sekaligus kontraktor, Handoko Setiono. Penyidik bakal mendalami dokumen itu dengan tersangka lainnya.

    PT ANN merupakan salah satu pemenang tender proyek multiyears pembangunan jalan di Bengkalis. KPK menduga kuat perusahaan itu terlibat korupsi.

    Sebanyak 10 orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka yakni, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) M Nasir, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Tirtha Adhi Kazmi. Serta delapan orang kontraktor; Handoko Setiono, Melia Boentaran, I Ketut Surbawa, Petrus Edy Susanto, Didiet Hadianto, Firjan Taufa, Victor Sitorus, dan Suryadi Halim alias Tando.

    Tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

    (Baca: Penyuap Eks Bupati Bengkalis Divonis Enam Tahun Penjara)

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id