Istri Setya Novanto Diperiksa KPK terkait KTP-el

    Juven Martua Sitompul - 30 Agustus 2019 10:42 WIB
    Istri Setya Novanto Diperiksa KPK terkait KTP-el
    Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
    Jakarta: Istri mantan Ketua DPR Setya Novanto Deisti Astriani Tagor, dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP berbasis elektronik (KTP-el).

    “Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka PLS (Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Tannos),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati, Jumat, 30 Agustus 2019.

    Belum diketahui detail hal yang akan dikorek penyidik dari Deisti. Namun, kuat dugaan istri mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengetahui ihwal korupsi yang merugikan uang negara hingga Rp2,3 triliun tersebut.

    Nama Deisti beberapa kali masuk daftar agenda pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi KTP-el. Ia diketahui menjabat sebagai Komisaris PT Mondialindo, perusahaan yang memiliki mayoritas saham PT Murakabi Sejahtera.

    PT Murakabi merupakan salah satu konsorsium yang ikut lelang proyek KTP-el. Dari hasil penyidikan terungkap jika PT Murakabi menjadi tempat penampungan uang korupsi KTP-el yang diterima Novanto.

    KPK menetapkan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-el. Mereka yakni, Paulus Tannos; mantan Anggota Komisi II DPR, Miryan S Haryani; Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI), Isnu Edhi Wijaya; dan PNS BPPT, Husni Fahmi.

    Penetapan keempat tersangka ini merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya. KPK telah memproses 14 orang dalam perkara dugaan korupsi KTP-el.

    Miriam, Isnu, Husni dan Paulus Tannos disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor‎ sebagaimana telah diubah dengan UU Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id