Guru Besar Sarankan Uji Materi Ketimbang Demo

    Medcom - 06 Oktober 2019 17:00 WIB
    Guru Besar Sarankan Uji Materi Ketimbang Demo
    ilustrasi Medcom.id/ Rakhmat Riyandi.
    Jakarta: Guru besar hukum Universitas Borobudur Jakarta, Faisal Santiago meminta masyarakat tidak lagi gaduh terhadap Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru. Faisal menyarankan agar pihak yang tidak puas bisa menempuh jalur resmi yang sudah difasilitasi oleh negara.

    "Sebagai negara hukum sudah ada saluran hukumnya yaitu judicial review uji materi ke MK (Mahkamah Konstitusi). Bukan sebentar-sebentar ada demo terus dibuat Perppu," kata Santiago saat dikonfirmasi, Minggu, 6 Oktober 2019.

    Santiago juga meminta tidak ada lagi desakan terhadap Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) atas revisi Undang-Undang No. 30 Tahun 2002 tentang KPK.

    Menurut Santiago Perppu bisa saja dikeluarkan jika memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya negara dalam keadaan genting atau adanya kekosongan hukum. Tetapi menurut Santiago saat ini kondisi di Indonesia tidak demikian, sehingga presiden tidak perlu mengeluarkan Perppu. 

    Santiago memastikan amandemen atau revisi UU adalah hal yang biasa bagi Indonesia yang merupakan negara hukum untuk perbaikan. "Sudah selayaknya UU KPK direvisi karena sudah tidak relevan lagi antara kondisi tahun 2002 dan 2019. Jadi ada mekanismenya. Itulah gambaran kita sebagai negara hukum," pungkas Santiago.




    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id