Komisi III Minta Polisi Jelaskan Penetapan Tersangka Dandhy

    M Sholahadhin Azhar - 27 September 2019 15:30 WIB
    Komisi III Minta Polisi Jelaskan Penetapan Tersangka Dandhy
    Dandhy Dwi Laksono (kiri). ANT/Reno Esnir.
    Jakarta: Anggota Komisi III DPR Arsul Sani meminta polisi mengungkap alat bukti penetapan tersangka terhadap anggota aktivis Dandhy Laksono. Dandhy ditetapkan tersangka setelah diperiksa selama empat jam di Polda Metro Jaya.

    "Kalau sudah ditetapkan tersangka, tentu harus dijelaskan juga dua alat bukti sudah ada pada polisi," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Jumat, 27 September 2019.

    Arsul mengingatkan polisi agar transparan dalam menegakkan hukum. Polisi perlu menjelaskan duduk perkara penangkapan dan penetapan tersangka Dandhy kepada publik.

    Apalagi, Dandhy dijemput paksa semalam. Penetapan tersangka mantan jurnalis itu juga berlangsung singkat. Arsul menyebut penjelasan dari polisi sangat penting dalam kasus ini.

    "Kalau kemudian disuarakan bahwa ini merupakan tindakan represif alasannya karena postingan di media sosial. Biar publik menilai apakah postingan itu provokatif atau tidak," kata Arsul.

    Semalam, Dhandy dijemput paksa tanpa pemanggilan saksi. Alasannya karena cuitan Dhandy di Twitter dianggap menimbulkan kebencian. Saat ini dia menjadi tersangka dengan tuduhan Pasal 28 Ayat (2) dan Pasal 45 A Ayat (2) UU ITE atau Pasal 14 dan Pasal 15 KUHP.

    (DRI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id