Polres Jakut Gandeng Kominfo Berantas Ponsel Ilegal

    Yurike Budiman - 04 Desember 2019 06:55 WIB
    Polres Jakut Gandeng Kominfo Berantas Ponsel Ilegal
    Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman.
    Jakarta: Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto menyebutkan ponsel ilegal hasil rakitan dari Ruko Toho, Penjaringan, Jakarta Utara, beredar dengan sejumlah merek ternama di pasaran. Hal tersebut tak membuat pelaku kesulitan dalam menjual ponsel-ponsel tersebut.

    "Kami sebenarnya melihat jalur pemasaran dan lebih banyak ke distributor-distributor. Makanya mereka partainya agak besar," kata Budhi saat ditemui di kantornya, Selasa, 3 Desember 2019.

    Budhi mengaku pihaknya menggadeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait ponsel-ponsel ilegal tersebut. Koordinasi itu dimaksudkan lantaran ponsel ilegal berbahaya bagi pengguna karena tidak sesuai spesifikasi.

    "Kami saat ini sedang melakukan pemeriksaan bersama ahli dari Kementerian Kominfo untuk mendapatkan fakta bahwa handphone-handphone yang ada di situ memang tidak sesuai spek yang dipersyaratkan oleh undang-undang postel," kata Budhi.

    Hal ini dilakukan untuk memperoleh informasi lebih lanjut terkait bahaya ponsel ilegal yang sudah terlanjur beredar di Indonesia. "Sehingga nantinya kita bisa mendapatkan apakah barang-barang itu ataupun handphone-handphone yang kita anggap ilegal itu berbahaya atau tidak," jelas Budhi.

    Untuk diketahui, ponsel ilegal rakitan pabrik Penjaringan ini memang mempunyai desain yang persis dengan ponsel aslinya. Tersangka NG yang sudah diamankan mengaku mendapatkan komponen ponsel rakitannya melalui impor dari Tiongkok.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id