Penyuap Eni Saragih Ungkap Pertemuan di Kantor Melchias Mekeng

    Aria Triyudha - 05 Agustus 2021 21:42 WIB
    Penyuap Eni Saragih Ungkap Pertemuan di Kantor Melchias Mekeng
    Pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk (PT BORN) Samin Tan. (Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)



    Jakarta: Terdakwa kasus dugaan suap pengurusan terminasi Perjanjian Karya Perusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Samin Tan, membeberkan awal pertemuan dengan Anggota DPR periode 2014-2019, Eni Maulana Saragih. Pertemuan dilakukan di kantor anggota DPR Melchias Markus Mekeng.

    "Akhir 2017, di kantornya Pak Mekeng, ternyata saya datang duluan, ngobrol-ngobrol ngopi, dikenalkan (ke) Eni Saragih," kata Samin saat menjalani sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Agustus 2021.

     



    Samin mengaku sudah kenal Mekeng sejak lama. PT AKT merupakan anak perusahaan PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk (PT BORN). Samin saat itu pemilik PT BORN.

    Menurut Samin, Mekeng menyebut Eni yang juga berasal dari Partai Golkar sebagai 'junior'. Eni mendapat promosi sebagai Wakil Ketua Komisi VII. Dia disebut bisa membantu persoalan terminasi yang dihadapi PT AKP.

    Samin dan Mekeng juga sempat bertemu di suatu acara resepsi pernikahan. "Beliau tanya PT AKT katanya ada masalah dengan Kementerian ESDM," terang Samin.

    Baca: Samin Tan Didakwa Menyuap Eni Saragih Rp5 Miliar

    Dia pun menjelaskan permasalahan tersebut. Mekeng merespons untuk membantu Samin melalui Eni Saragih.

    Samin mengungkapkan saat pertemuan di kantor Mekeng, dia membeberkan masalah yang dihadapi PT AKT. Eni menanggapi datar penjelasan Samin.

    "Hanya tahap mengerti pokok masalah secara umum. Setelah itu dia minta kronologi permasalahan PT AKT," ujar Samin.

    Pertemuan Samin dan Eni selanjutnya berlangsung di kedai kopi pada Hotel Fairmount. Dalam pertemuan ini, Eni tersebut menceritakan hasil pertemuan dengan Ignasius Jonan yang saat itu menjabat Menteri ESDM.

    Samin mengungkapkan Eni bercerita Jonan menjanjikan akan mencabut terminasi dan mengembalikan izin apabila PT AKT menang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Namun, Samin tidak mempercayai hal itu. Dia menduga janji itu murni dikemukakan Jonan atau hanya interpretasi Eni.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id