Panglima Buat Aturan Soal Tak Sembarangan Panggil Anggota TNI, Ini Respons KPK

    Candra Yuri Nuralam - 23 November 2021 13:45 WIB
    Panglima Buat Aturan Soal Tak Sembarangan Panggil Anggota TNI, Ini Respons KPK
    Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri memberikan keterangan kepada media di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan. Medcom.id/Fachri



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal Surat Telegram (ST) yang dikeluarkan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Nomor ST/1221/2021 pada 5 November 2021 tentang Prosedur Pemanggilan Prajurit TNI oleh Aparat Penegak Hukum. Aturan tersebut menyebut KPK dan Polri tak boleh sembarangan memanggil anggota TNI dalam penanganan kasus.

    KPK menyambut baik aturan baru itu. Lembaga Antikorupsi yakin aturan itu tidak untuk mempersulit penanganan perkara.

     



    "Kami yakin, aturan tersebut tidak akan menghambat proses-proses penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, termasuk KPK," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Selasa, 23 November 2021.

    Lembaga Antikorupsi juga menghormati aturan itu. Beleid baru itu dinilai bukan untuk menghambat pemberantasan korupsi, tapi menguatkan.

    "Terlebih dalam konteks pemberantasan korupsi sebagai extra ordinary crime, komitmen, dukungan, dan sinergi seluruh elemen masyarakat melalui peran dan tugas fungsinya masing-masing sangat dibutuhkan," ujar Ali.

    Aturan itu juga diyakini bisa menguatkan kinerja KPK dalam pencegahan, penindakan, maupun pendidikan antikorupsi bersama TNI. Aturan baru itu diharapkan bisa membuat hubungan KPK dengan TNI menjadi makin mesra.

    "KPK dan TNI punya semangat yang sama untuk mendukung pemberantasan korupsi," tutur Ali.

    Baca: Perkuat Sinergi, Panglima Andika Perkasa Temui Kapolri

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id