Novanto Diperiksa Terkait KTP-el

    Juven Martua Sitompul - 10 April 2019 10:49 WIB
    Novanto Diperiksa Terkait KTP-el
    Eks Ketua DPR Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
    Jakarta: Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Novanto diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP berbasis elektronik (KTP-el).

    "Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MN (Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golkar Markus Nari)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 10 Maret 2019.

    Penyidik juga memanggil dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka adalah mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Dukcapil Sugiharto.

    Ketiga saksi ini merupakan terpidana dalam kasus KTP-el. "Pemeriksaan ketiganya untuk melengkapi berkas penyidikan MN," ujar Febri.

    Markus diduga membantu menambah anggaran proyek pengadaan KTP-el pada 2012 sebesar Rp1,49 triliun. Padahal saat itu, proyek milik Kemendagri tersebut tengah berjalan. Markus disinyalir menerima imbalan sebesar Rp4 miliar. 

    Hingga kini, kasus dugaan korupsi KTP-el terus dikembangkan penyidik. Sepanjang proses penyidikan, sejumlah nama lama atau nama baru yang diduga terlibat terus bermunculan. Tak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru dalam kasus ini.

    Baca: KPK Tahan Markus Nari

    Delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam megakorupsi yang telah merugikan uang negara hingga Rp2,3 triliun tersebut. Tujuh di antaranya telah divonis bersalah oleh pengadilan.

    Mereka yang sudah menjalani masa hukuman adalah Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Andi Narogong dan Made Oka Masagung. Sementara itu, Markus masih dalam proses penyidikan.

    Markus sudah ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-el. Dia bakal berada di balik jeruji besi untuk 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK. 




    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id