Eks Bupati Wakatobi Diulik Soal Aliran Dana Korupsi Proyek Waskita Karya

    Fachri Audhia Hafiez - 10 November 2020 16:35 WIB
    Eks Bupati Wakatobi Diulik Soal Aliran Dana Korupsi Proyek Waskita Karya
    Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MI
    Jakarta: Mantan Bupati Wakatobi, Hugua, memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengerjaan subkontraktor fiktif pada proyek PT Waskita Karya (Persero). Hugua dicecar soal aliran dana dari rasuah.

    "Dikonfirmasi terkait dengan dugaan penerimaan sejumlah dana dari proyek fiktif yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa, 10 November 2020.

    Pemeriksaan kali ini merupakan panggilan kedua yang dipenuhi Hugua. Dia pernah dipanggil penyidik KPK pada 27 Oktober 2020 tapi absen tanpa alasan.

    Baca: Empat Saksi Kasus Proyek Fiktif Waskita Karya Kompak Mangkir

    Hugua bersaksi untuk dua tersangka. Mereka ialah mantan Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, Fakih Usman, dan mantan Kepala Divisi II Waskita Karya, Fathor Rachman.

    KPK menjerat lima tersangka dalam perkara rasuah ini. Mereka ialah mantan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, Jarot Subana; mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, Desi Arryani; Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar; serta Fakih dan Fathor.

    Seluruh tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan oleh Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya sepanjang 2009 hingga 2015. Kerugian negara akibat praktik rasuah itu ditaksir mencapai Rp202 miliar.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id