Bentrokan Polisi-FPI

    Komnas HAM: Polisi Ambil CCTV di Warung

    Siti Yona Hukmana - 09 Januari 2021 01:17 WIB
    Komnas HAM: Polisi Ambil CCTV di Warung
    Mobil polisi yang diserang pengikut Rizieq Shihab. Medcom.id/Siti Yona Hukamana
    Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membeberkan hasil penyelidikannya terkait kasus penembakan enam pengikut Rizieq Shihab di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. Komnas HAM menyebut polisi mencoba menghilangkan barang bukti.

    "Terdapat pengambilan CCTV di salah satu warung dan perintah penghapusan, serta pemeriksaan handphone masyarakat di sana," kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 8 Januari 2021.

    Anam mengaku informasi itu didapati dari keterangan saksi di tempat kejadian perkara (TKP). Komnas HAM langsung mengonfirmasi itu ke pihak kepolisian.

    "Diakui itu diambil. Kami tanyakan lagi apakah diambil secara ilegal atau legal, mereka jawab secara legal. Nanti ini kita tunggu kalau jadi pembuktian dalam proses pengadilan," ungkap Anam.

    Kapolri Jenderal Idham Azis membentuk tim khusus kasus penembakan enam pengikut Rizieq Shihab. Tim akan mengusut temuan Komnas HAM terkait dugaan pelanggaran HAM dalam kasus tersebut.

    "Kapolri Jenderal Idham Azis merespons dengan menginstruksikan membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti temuan dari Komnas HAM," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 Januari 2021.  

    Argo memastikan tim khusus itu bakal bekerja secara profesional dan transparan. Pengusutan itu terkait dugaan pelanggaran HAM oleh petugas kepolisian saat menembak empat eks laskar khusus.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id