Anies Sebut Lurah Grogol Selatan Lakukan Kesalahan Fatal

    Fachri Audhia Hafiez - 13 Juli 2020 06:02 WIB
    Anies Sebut Lurah Grogol Selatan Lakukan Kesalahan Fatal
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan Lurah Grogol Selatan, Asep Subahan, melanggar prosedur penerbitan KTP elektronik (KTP-el). Asep dinonaktifkan akibat menerbitkan KTP-el atas nama Djoko Sugiarto Tjandra.

    "Laporan investigasi Inspektorat sudah selesai dan jelas terlihat bahwa yang bersangkutan telah melanggar prosedur penerbitan KTP-el tersebut. Ini fatal, tidak seharusnya terjadi," ujar Anies di Jakarta, Minggu, 12 Juli 2020.

    Penyelidikan pembuatan KTP-el Djoko Tjandra tak berhenti sampai penonaktifan Asep. Anies memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

    Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengingatkan semua pihak mentaati prosedur pembuatan administrasi kependudukan. Sehingga, kesalahan yang dibuat Asep tak terulang.

    "Berikan pelayanan terbaik, tercepat, tapi jangan lakukan pelanggaran prosedur dan jangan mengurangi persyaratan. Apalagi dalam urusan administrasi kependudukan," ujar Anies.

    Sebelumnya, Kepala Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Michael Rolandi, mengungkapkan Lurah Grogol Selatan berperan aktif melampaui tugas dan fungsinya dalam penerbitan KTP-el Djoko. Berdasarkan hasil investigasi, Asep sempat bertemu dengan pengacara Djoko, Anita Kolopaking, pada Mei 2020 di rumah Dinas Lurah.

    (Baca: Lurah Grogol Selatan Dinonaktifkan Buntut KTP-el Djoko Tjandra)

    Anita meminta Asep mengecek status kependudukan Djoko. Kemudian, Asep meminta salah seorang operator Satpel Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kelurahan Grogol Selatan mengecek data kependudukan Djoko.

    Asep menerima dan mengantarkan sendiri rombongan pemohon ke tempat perekaman biometric pada 8 Juni 2020. Selanjutnya, Asep meminta operator Satpel Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kelurahan Grogol Selatan memberikan pelayanan penerbitan KTP-el atas nama Djoko Sugiarto Tjandra.

    Pelayanan dilakukan hanya dengan menunjukkan KTP dan kartu keluarga milik Djoko yang tersimpan dalam handphone milik Asep. Dia turut menunggu selama proses pelayanan penerbitan KTP-el Djoko.

    Asep diketahui sebagai pihak pertama yang menerima KTP-el yang sudah dicetak operator. Sekaligus sebagai pihak yang menyerahkan langsung KTP-el tersebut kepada Djoko.

    Perbuatan Asep dinilai mengakibatkan operator Satpel Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kelurahan Grogol Selatan dalam menjalankan pelayanan penerbitan KTP-el Djoko tidak melaksanakan sesuai/mengabaikan SOP yang berlaku. Pasalnya dilakukan dengan sungkan kepada lurah.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id