Eks Aspidum Kejati DKI Dituntut Enam Tahun Bui

    Fachri Audhia Hafiez - 21 Januari 2020 05:28 WIB
    Eks Aspidum Kejati DKI Dituntut Enam Tahun Bui
    Ilustrasi. Medcom.id.
    Jakarta: Mantan Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Agus Winoto, dituntut enam tahun penjara. Agus terbukti menerima Rp200 juta dari pemilik Chaze Trade Ltd, Sendy Pericho, dan pengacaranya Alfin Suherman terkait penanganan perkara.

    "Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa pidana penjara selama enam tahun dan pidana denda sebesar Rp200 juta dengan ketentuan apabila denda tidak bayar diganti dengan pidana kurungan enam bulan," kata jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 20 Januari 2020.

    Suap itu diterima Agus melalui mantan Kepala Subseksi Penuntutan Kejati DKI Yadi Herdianto. Agus turut disebut melakukan kejahatannya bersama-sama Kepala Seksi Keamanan Negara dan Ketertiban Umum Kejati DKI Yuniar Sinar Pamungkas.

    Suap diberikan untuk menggerakkan Agus meringankan rencana tuntutan (rentut) pidana perkara Hary Suwanda. Bos Forex asal Surabaya itu terdakwa kasus penipuan investasi yang sedang menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. 

    Dalam pertimbangan berat hukuman, perbuatan Agus mencederai citra institusi kejaksaan dan tidak mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Sedangkan hal yang meringankan hukuman, Agus belum pernah dihukum, berterus terang, merasa bersalah dan menyesali perbuatannya.

    Agus dinilai terbukti melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.



    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id