KPK Tak Masalah Pejabat Punya Harta Bejibun

    M Sholahadhin Azhar - 17 Desember 2019 19:17 WIB
    KPK Tak Masalah Pejabat Punya Harta Bejibun
    Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. MI/Romy Pujianto.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak masalah penyelenggara negara memiliki kekayaan berlimpah. KPK menuntut para pejabat rutin menyampaikan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN).

    "LHKPN adalah salah satu indikator transparansi seorang penyelenggara negara. Tidak ada larangan penyelenggara negara memiliki banyak harta, boleh saja. Asal bisa dibuktikan asal harta mereka," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Gedung Penunjang KPK, Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019.

    Menurut dia, LHPKN merupakan elemen penting pencegahan korupsi. Selama empat tahun memimpin, Basaria dan pimpinan lain berupaya meningkatkan kepatuhan pejabat melapor kekayaan. 

    LHKPN memudahkan masyarakat mengawasi kekayaan penyelenggara negara. Basaria mengaku masih banyak pejabat yang bandel belum melaporkan harta kekayaan mereka.

    Basaria menyatakan KPK sudah memudahkan skema pelaporan dengan fitur e-LHKPN. Juga dengan bimbingan teknis serta sosialisasi pada kementerian, lembaga dan pemerintah. 

    Dalam pemaparan kinerja akhir tahun KPK, nampak skema pelaporan LHKPN meningkat sejak 2016 dan menurun di 2018. Laporan kembali meningkat pada 2019.

    Di 2016, persentase pelaporan berada di 70,51 persen dan meningkat jadi 77,89 persen di 2017. Sementara di 2018 menurun di persentase 63,78 persen dan 2019 menjadi 92,46 persen.

    Sementara pelaporan e-LHKPN ada 736.092 penyelenggara negara dari unsur eksekutif dan 54.198 anggota legislatif dari pusat dan daerah juga tercatat melapor.  Terakhir yakni dari unsur yudikatif sebanyak 53.040 dan penyelenggara BUMN dan BUMD sebanyak 83.278 orang.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id